China (KABARIN) - Pada 2019, BMW sempat memperkenalkan X6 dengan lapisan cat Vantablack yang dikembangkan Surrey NanoSystems. Cat ini diklaim mampu menyerap hingga 99,965 persen cahaya sehingga membuat mobil tampak seperti siluet datar. Meski sempat menarik perhatian publik, teknologi tersebut tidak pernah diproduksi secara massal.
Kini, peneliti di China dilaporkan telah mengembangkan material cat serupa yang diklaim memiliki kemampuan penyerapan cahaya hampir setara Vantablack dan berpotensi diproduksi dalam skala besar, menurut laporan Carscoops pada Selasa (23/6) waktu setempat.
Berbeda dengan Vantablack asli yang menggunakan miliaran nanotube karbon tersusun vertikal, versi terbaru ini memodifikasi pendekatan material agar lebih praktis digunakan, khususnya untuk industri otomotif.
Tim peneliti yang terdiri dari Zhiwei Liu, Changyi Pan, dan Jet Cui menggunakan kombinasi karbon hitam berskala nano dan nanotube karbon yang diperoleh dari pemasok eksternal. Dalam formulasi tersebut, partikel karbon hitam menempel pada nanotube karbon dan membentuk struktur tidak beraturan berupa puncak dan lembah mikroskopis.
Struktur ini membuat cahaya yang masuk terus terperangkap dan dipantulkan berulang kali di dalam permukaan, sehingga sangat sedikit cahaya yang kembali terpantul ke luar. Campuran tersebut kemudian diproses dengan air deionisasi, bahan pendispersi, dan zat penghilang busa untuk menghasilkan lapisan cat.
Hasil pengujian menunjukkan cat ini mampu menyerap lebih dari 99,90 persen cahaya. Selain itu, material tersebut juga terbukti cukup tahan terhadap kondisi ekstrem, termasuk kelembapan hingga 95 persen pada suhu 40°C, serta tidak mengalami kerusakan setelah direndam dalam air selama 10 hari.
Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa teknologi ini belum siap dikomersialkan untuk kendaraan. Studi yang dipublikasikan di jurnal Matter & Light tersebut masih berfokus pada uji daya lekat dan ketahanan awal, sementara pengujian lanjutan seperti terhadap sinar UV, goresan, korosi, dan benturan kerikil masih diperlukan sebelum bisa digunakan secara luas di industri otomotif.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026